test

Calvin Research Center

Technology For Shalom

"Langit menceritakan
kemuliaan Allah, dan
cakrawala memberitakan
pekerjaan tangan-Nya."
(Mzm.19:2)

Penelitian di Calvin Research Center dilakukan karena kami percaya dunia ciptaan Allah akan menyatakan kemuliaan Allah. Melalui Calvin Research Center, teknologi akan menyalurkan shalom Allah.

What is CRC

Calvin Institute of Technology (CIT) adalah institusi Pendidikan Tinggi Kristen dengan visi untuk mengejar keunggulan akademis tanpa mengompromikan iman. Sebagai bukti pengejaran keunggulan akademis ini, CIT menekankan penelitian dan menjadikan dirinya suatu institusi Pendidikan Tinggi berbasiskan penelitian (a research-based higher education institution).

Mulai pada tahun 2026, CIT membentuk pusat penelitan “Calvin Research Center” (CRC) dan mengelola dana hibah penelitian dari industri sebesar Rp24.750.000.000. Saat ini ada lima Research Groups di CRC, Artificial Intelligence Research Group (AIRG), Quantum Computing Research Group (QCRG), Robotics and Smart Zones Research Group (RSZRG), Ventilator Research Group (VRG), dan Drug Discovery Research Group (DDRG). Kelima Research Groups ini melakukan penelitian yang bersifat frontier, advance, dan interdisciplinary. Melalui CRC, kami mengharapkan teknologi dapat digunakan untuk menyalurkan shalom penebusan Kristus. Slogan CRC adalah “Technology for Shalom”.

5 Interdisciplinary
Research Groups

Artificial Intelligence

Tanpa dapat disangkal, kita hidup di dalam zaman perkembangan Artificial Intelligence (AI). Penelitian dalam Research Group ini berfokus pada perancangan desain arsitektur dan algoritma AI terdepan untuk berbagai aplikasi dunia nyata (seperti dunia IT, pendidikan, kesehatan, dan lain-lain) maupun menopang pengembangan bidang riset lainnya (seperti Robotics, IoT, Drug Discovery, Bioinformatics, dan lain-lain).

Quantum Computing

Berbeda dengan komputer klasik, komputer kuantum memanfaatkan keunikan mekanika kuantum untuk mengembangkan komputasi kuantum demi memecahkan masalah kompleks yang tidak dapat diselesaikan dengan pendekatan konvensional. Penelitian dalam Research Group ini mengembangkan berbagai jenis algoritma kuantum (quantum algorithm), kuantum AI, kuantum cryptography dan berbagai komponen penopang komputasi kuantum (seperti simulasi, skalabilitas, dan error correction).

Robotics and Smart Zones

Kita juga melihat bahwa robotics memegang peranan penting di zaman ini untuk menciptakan zona cerdas (smart zones). Penelitian di Research Group ini mengembangkan zona cerdas yang terhubung melalui integrasi robotika, AI, Internet of Things (IoT), visi komputer, dan simulasi digital. Penelitian akan berfokus pada pemantauan real-time, sistem otonom, analitik berbasis AI, serta interaksi manusia-mesin demi mewujudkan zona yang lebih aman, efisien, dan berkelanjutan melalui zona cerdas.

Ventilator

Sejak pandemi COVID-19 yang lalu, kebutuhan ventilator di Indonesia terbukti masih belum dapat dipenuhi. Patut disayangkan, Indonesia belum dapat memproduksi ventilator sendiri dan lebih banyak membeli ventilator produksi negara-negara lain. Penelitian dalam Research Group ini menggabungkan bidang elektronik, fluid dynamics, medis, dan desain dan berfokus untuk perancangan ventilator yang berbasiskan IoT dan AI. Penelitian ventilator berkomitmen mendorong kemandirian teknologi medis nasional.

Drug Discovery

Penelitian dalam Research Group ini berencana untuk menemukan obat baru melalui pemanfaatan keanekaragaman hayati yang ada secara unik di Indonesia, baik melalui tumbuhan, hewan, dan mikroba. Penelitian ini juga akan mengintegrasikan bioteknologi, mikrobiologi, dan kecerdasan buatan (AI) untuk menemukan senyawa bioaktif dari mikroba sebagai kandidat obat baru. Pendekatan AI mempercepat proses identifikasi dan analisis serta membuka peluang bagi pengembangan terapi inovatif yang lebih efisien dan tepat sasaran. Riset ini berkontribusi meningkatkan kesehatan global melalui sinergi ilmu hayati dan teknologi digital.

Swipe left to see more

Student Research Fellowship

Keberadaan Calvin Research Center (CRC) bukan hanya untuk menyalurkan shalom Kristus melalui penelitian yang bersifat frontier, advanced, dan interdisciplinary, tetapi juga untuk membentuk peneliti-peneliti muda yang handal untuk masa depan Indonesia. Melalui keterlibatan mereka sejak semester pertama sampai mereka lulus, kebiasaan penelitian akan ditempa di dalam diri mereka. Terlebih lagi, mereka bukan hanya memiliki akses kepada alat-alat yang lebih advance, mereka juga diharapkan dapat turut menerbitkan hasil penelitian mereka di dalam peer-reviewed journals, baik skala nasional maupun internasional selama mereka terlibat di dalam program SRF ini. Para mahasiswa yang terlibat di dalam program SRF ini juga memiliki kesempatan mendapatkan Research Fellowship Grant sebesar Rp 30.000.000.

Partnership